ASIAWORLDVIEW – DappRadar memberikan gambaran yang mengkhawatirkan tentang pasar Non-Fungible Token (NFT). Selama tahun 2024, jumlah total penjualan turun 18%, hampir mencapai 50 juta transaksi. Kuartal pertama dimulai dengan catatan positif dengan peningkatan volume perdagangan sebesar 4% menjadi USD5,3 miliar, sebelum turun drastis menjadi USD1,5 miliar pada kuartal ketiga.
Tren penurunan ini sangat kontras dengan rekor tahun 2022, ketika volume perdagangan mencapai USD57,2 miliar untuk 121,7 juta penjualan. Perbandingannya sangat mencolok: pasar NFT pada tahun 2024 menunjukkan kontraksi sebesar 76% dibandingkan puncak historisnya pada tahun 2022.
Laporan tersebut juga menyoroti peningkatan umum harga satuan NFT, yang berkorelasi dengan peningkatan nilai Ether, mata uang kripto utama yang digunakan untuk transaksi NFT. Meskipun tampak suram, beberapa segmen pasar telah berhasil membedakan dirinya. NFT terkait game kini mendominasi pasar dalam hal volume transaksi.
Baca Juga: Pasar NFT Alami Penurunan Terparah sejak 2020
Gods Unchained, permainan kartu yang dikembangkan oleh Epic Games, telah muncul sebagai pemimpin dengan volume penjualan $152 juta, meskipun terjadi penurunan 27% dibandingkan tahun 2023.
Koleksi Pudgy Penguins mewakili salah satu dari sedikit kisah sukses di tahun 2024, dengan pertumbuhan volume perdagangan yang mengesankan sebesar 140%, mencapai USD786 juta.
Keberhasilan luar biasa dari Pudgy Penguins dijelaskan oleh strategi ekspansi ke dunia nyata, terutama melalui kemitraan dengan pengecer besar seperti Walmart di Amerika Serikat dan Selfridges di Inggris.
Evolusi pasar kini menunjukkan transformasi besar: nilai NFT tidak lagi semata-mata terletak pada spekulasi semata, namun pada kegunaan nyata dan penerapan praktisnya. Pergeseran paradigma ini secara paradoks dapat memberikan landasan yang lebih sehat bagi masa depan sektor ini.
