ASIAWORLDVIEW – Mona Alshibil merupakan perancang pakaian ready-to-wear aal Arab Saudi. Ia memiliki passion dalam menciptakan rancangan modern minimalis, terinspirasi dari busana tradisional Saudi. Desainnya menjawab permintaan pasar Saudi untuk pakaian stylish yang ditujukan bagi wanita profesional.
Dengan nuansa yang mencerminkan kemandirian dalam desainnya, Mona menjadi sorotan karena rancangannya menjadi favorit model Inggris, Amy Jackson. Ia menambahakan bawah gaya mode Arab Saudi semakin diminati oleh pecinta mode dunia
“Setelah memamerkan koleksi saya di Paris dan Milan Fashion Week, saya menyadari bahwa pasar mode global semakin terbuka untuk brand – brand baru dengan perspektif yang segar” kata Mona.
Wanita dari seluruh dunia membeli setelan modest dan gaun panjang. Hal itu, sebutnya, menunjukkan bahwa dunia semakin antusias untuk menemukan keunikan dari dunia mode Saudi.
“Hal yang membedakan mode Saudi adalah budaya kami yang beragam dan kaya. Kami berusaha untuk menjadi modern, namun tetap menghubungkannya dengan akar budaya kami.
Mona menjelaskan bagaimana berbagai daerah di Saudi, sejarah kuno, dan budaya modern memengaruhi karyanya: “Sebagai desainer Saudi, saya selalu menjaga identitas dan warisan saya. Saya menemukan inspirasi dari masa lalu dan bagaimana nenek moyang kami menjalani hidup.
“Di Provinsi Timur, industri mutiara sudah ada selama berabad-abad dan orang-orang dulu bepergian berbulan-bulan di laut untuk mencarinya. Saya merancang set jas rok dengan jubah futuristik yang terinspirasi oleh penyelam mutiara Farasan serta bentuk arsitektur yang menghiasi dinding dan pintu di wilayah Najdi.
“Saya juga terinspirasi oleh Saudi masa kini, merancang sebuah karya pernyataan yang terinspirasi oleh Maraya, gedung cermin terbesar di dunia yang ditemukan di AlUla. Ekor yang panjang pada gaun tersebut berfungsi ganda sebagai jubah yang melambangkan pandangan terbatas tentang Saudi. Ketika jubah dibuka, ia menunjukkan gaun bergaya jaket yang dihiasi cermin untuk melambangkan kecantikan sejati dan perkembangan Saudi” tambah Mona.
