Harga Pi Network Masih Berada di Bawah Tekanan

Pi Coin.

ASIAWORLDVIEW – Harga Pi Network masih berada di bawah tekanan. Hal ini karena kejatuhan pasar kripto terus berlanjut. Harga telah turun di bawah rata-rata pergerakan 50 periode pada grafik delapan jam, sebuah tanda bahwa penurunan telah terjadi. Namun, pola teknikal yang lebih kontrarian menunjukkan potensi rebound:

Grafik menunjukkan bahwa harga koin Pi telah menetap di level support yang krusial. Harga ini bertepatan dengan garis tren naik yang menghubungkan ayunan terendah sejak 7 April. Ini adalah tanda bahwa harga telah membentuk pola triple-bottom miring yang garis lehernya berada di USD1,6638.

Pola triple-bottom sering kali mengindikasikan bahwa bears takut untuk melakukan perdagangan pendek di bawah level support tersebut. Pola ini ditandai dengan tiga titik terendah yang berbeda dan sebuah garis leher.

Baca Juga: Pi Networks Umumkan Pembaruan Daftar Aplikasi Terdesentralisasi

Indikator MACD menunjukkan tanda-tanda pembentukan pola divergensi bullish. Divergensi ini terjadi ketika sebuah aset berada dalam tren turun dan dua garis MACD bergerak ke atas. Penembusan biasanya terjadi ketika dua garis melewati garis nol dan volume mulai naik.

Penyebaran tiga garis indikator MACD juga menyempit, menandakan bahwa volatilitas telah berkurang. Pergerakan besar di salah satu arah sering kali mengikuti tekanan Bollinger Bands. Contohnya, yang terakhir pada akhir April dan awal Mei menyebabkan penembusan besar.

Oleh karena itu, penembusan bullish kemungkinan akan mendorong koin Pi ke USD0,8665, ayunan tertinggi pada 22 Mei. Pergerakan di atas level tersebut akan membawa target berikutnya pada level psikologis di USD1, naik 60% dari level saat ini.

Prospek harga Pi Network yang bullish akan menjadi tidak valid jika turun di bawah sisi bawah channel, karena akan membatalkan triple-bottom. Katalis potensial berikutnya untuk harga Pi Network adalah Pi Day 2, yang akan terjadi pada 28 Juni.