Harga Mantra Anjlok Parah hingga Titik Terendah: Membuang 43,6 Juta Token

Mantra.

ASIAWORLDVEW – Dalam waktu kurang dari satu hari, harga token dari ekosistem blockchain Mantra mengalami penurunan yang sangat tajam. Benar sekali, harga token Mantra (OM) mengalami penurunan drastis lebih dari 90% dalam waktu 24 jam terakhir. Harga token ini turun dari sekitar USD6,34 menjadi USD0,42 sebelum akhirnya sedikit pulih ke USD0,89. Penurunan ini memicu kekhawatiran di kalangan komunitas, dengan beberapa pihak menyebutnya sebagai “rug pull,” yaitu situasi di mana proyek membawa kabur dana pengguna.

Penyebab utama penurunan ini tampaknya adalah aksi jual besar-besaran oleh beberapa dompet besar yang membuang sekitar 43,6 juta token OM ke pasar. Selain itu, insiden ini juga memunculkan kembali tuduhan lama terhadap tim Mantra terkait transparansi dan sejarah proyek.

Dampak dari kejatuhan harga token ini pun sangat signifikan terhadap keseluruhan valuasi proyek. Kapitalisasi pasar Mantra menyusut drastis, kehilangan lebih dari USD5,5 miliar hanya dalam sehari. Penurunan nilai ini memunculkan berbagai spekulasi di kalangan pengamat kripto, mulai dari kemungkinan adanya aksi jual besar-besaran hingga potensi masalah internal dalam proyek Mantra itu sendiri. Saat ini, para investor tengah menantikan klarifikasi resmi dari pihak pengembang untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.

Baca Juga: Kraken Hadapi Tantangan Regulasi, Ambisius Beli NinjaTrader

Penurunan tajam harga token OM ini memicu kepanikan di kalangan investor dan komunitas kripto. Banyak di antara mereka yang mengaku terkejut dan khawatir dengan peristiwa ini, bahkan ada yang menyebutnya sebagai salah satu insiden paling besar dalam sejarah pasar aset digital, setelah runtuhnya proyek LUNA dan platform kripto ternama, FTX. Keresahan ini semakin meluas di media sosial, di mana berbagai spekulasi dan teori mulai bermunculan mengenai apa yang sebenarnya terjadi di balik kejatuhan harga OM.

Di tengah situasi yang penuh ketidakpastian dan kepanikan di komunitas investor, salah satu pendiri proyek Mantra, JP Mullin, akhirnya memberikan pernyataan terbuka melalui media sosial. Melalui unggahannya, Mullin berusaha menenangkan para investor dengan menegaskan bahwa tim di balik Mantra masih aktif, tetap bekerja, dan tidak menghilang dari tanggung jawab.

Menurutnya, semua aset token milik tim inti Mantra hingga kini masih berada dalam kendali penuh mereka, tanpa ada aktivitas mencurigakan yang mengindikasikan penarikan dana atau potensi tindakan curang. Hal ini disampaikannya untuk membantah rumor yang beredar soal kemungkinan rug pull atau penggelapan aset oleh pihak internal.