Qualcomm Gandeng Google, Transformasi Masif AI Generatif pada Industri Otomotif

Qualcomm Technologies mengumumkan kolaborasi teknologi tahunan dengan Google

ASIAWORLDVIEW – Qualcomm Technologies mengumumkan kolaborasi teknologi tahunan dengan Google. Dua perusahaan teknologi ternama ini memajukan transformasi digital di bidang otomotif.

“Industri otomotif sedang berada di puncak transformasi besar berkat kemajuan AI generatif, solusi pengemudian otomatis, dan kemampuan untuk memperbarui fitur-fitur perangkat lunak di seluruh siklus platform,” kata Patrick Brady, VP, Engineering, Google.

“Melalui kemitraan strategis ini, kami berharap dapat memperluas hubungan jangka panjang kami dengan Qualcomm Technologies dalam mengembangkan solusi inovatif untuk kendaraan berbasis software dan menunjukkan pentingnya kolaborasi inovasi dalam mendorong masa depan transportasi.”

Berlandaskan kerja sama yang telah terjalin sejak lama, kedua perusahaan akan memanfaatkan teknologi yang saling melengkapi dari Snapdragon® Digital Chassis, Android Automotive OS, dan Google Cloud untuk menghasilkan platform referensi terstandarisasi yang baru untuk pengembangan cockpit yang ditenagai kecerdasan buatan generatif (Gen AI).

Baca Juga: Bocoran POCO C75, Ponsel Murah dengan Sensor Sidik Jari Canggih

“Kolaborasi teknologi kami dengan Google, yang mendorong inovasi dan mengembangkan solusi-solusi mutakhir yang didukung Gen AI, adalah langkah penting dalam membuka berbagai kemungkinan baru bagi para produsen mobil dan pemasok Tier-1, sekaligus memberdayakan industri ini untuk menciptakan berbagai pengalaman yang aman dan canggih secara digital,” ujar Nakul Duggal, Group General Manager, Automotive, Industrial and Cloud Computing, Qualcomm Technologies, Inc.

Framework ini akan didukung model AI Google, Gemini Nano, dalam menciptakan pengalaman berkendara dengan Gen AI yang didukung oleh system-on-chip (SoC) AI heterogen dari Snapdragon. AI Studio SDK dari Qualcomm Technologies’, didampingi Qualcomm AI Orchestrator, mampu mengoptimalkan berbagai macam memori, daya, dan kinerja via edge computing.

“Kami berharap dapat memperluas kerja sama kami dengan Google untuk memajukan inovasi otomotif lebih jauh lagi dan memimpin upaya go-to-market dengan memanfaatkan ekosistem mitra Qualcomm, untuk memungkinkan pengalaman pengembangan yang mulus bagi para pelanggan kami.”