CONSENSUS HONG KONG: Bukti Transformasi Aset Digital Sangat Masif

Sekretaris Keuangan, Paul Chan, berbicara di Consensus Hong Kong 2025

ASIAWORLDVIEW – Sekretaris Keuangan, Paul Chan, berbicara di Consensus Hong Kong 2025, menyebutkan merupakan pertemuan para talenta Web3 dari seluruh dunia, dan agendanya mencerminkan topik dan tren yang paling mendesak di dunia Web3 saat ini. Mulai dari konvergensi AI dan blockchain hingga tokenisasi aset dunia nyata (RWA), kripto dan konsumen, serta DeFi 2.0 (keuangan terdesentralisasi), diskusi di sini akan membentuk lanskap masa depan keuangan digital dan ekonomi digital.

Salah satu perkembangan yang paling menarik tentu saja adalah perpaduan antara teknologi Artificial Intelligence atau AI dan blockchain, di mana “AI terdesentralisasi” dapat membuka banyak aplikasi dan peluang baru. Sebagai contoh, AI dapat membantu platform blockchain dalam melakukan penilaian kredit yang lebih akurat, meningkatkan audit kontrak pintar, memberikan saran investasi yang disesuaikan.

Baca Juga: CONSENSUS HONG KONG: DeriW Gunakan Teknologi Layer 3, Dukung Transaksi Ultra Cepat

Secara global, penerapan Web3 di bidang keuangan semakin populer. Inovasi Blockchain tidak hanya mengurangi biaya transaksi tetapi juga meningkatkan transparansi pasar, dan efisiensi serta aksesibilitas layanan keuangan. Memang, kami melihat lebih banyak adopsi institusional di mana bank-bank tradisional, manajer aset, dan pialang semakin mengintegrasikan aset digital ke dalam penawaran mereka. Manfaatnya jelas. Forum Ekonomi Dunia, misalnya, memperkirakan bahwa lembaga keuangan dapat membebaskan sekitar US$100 miliar per tahun dengan memanfaatkan teknologi buku besar terdistribusi untuk manajemen agunan.

Hong Kong, dengan infrastruktur keuangannya yang canggih dan lingkungan regulasi yang kuat, berada di garis depan transformasi ini. Hong Kong telah membuat sejarah dengan menerbitkan obligasi hijau pemerintah dengan tokenisasi pertama di dunia pada tahun 2023, diikuti dengan penerbitan multi-mata uang yang inovatif pada tahun 2024.

Di luar bidang keuangan, inovasi Web3 plus AI menginspirasi sejumlah aplikasi di bidang ekonomi riil. Mulai dari merampingkan manajemen rantai pasokan hingga meningkatkan pengalaman pemain game; dan dari meningkatkan manajemen perawatan kesehatan hingga membuat produksi pertanian dan industri menjadi lebih cerdas, mereka memberdayakan dan mengubah operasi bisnis dan layanan publik.