Fasset: Industri Kripto dan Aset Digital Bergerak Cepat

Marthino Tri Yuda, Senior Product Manager Fasset

ASIAWORLDVIEW – Marthino Tri Yuda, Senior Product Manager Fasset, menjelaskan mengenai dustrikripto di Indonesia. Aset igital ini mulai mendapatkan perhatian luas dari masyarakat, tak hanya investor atau komunitas saja.

Dalam pemaparannya, Marthino menjelaskan bahwa menjadi Product Manager di industri kripto memerlukan pemahaman mendalam mengenai teknologi blockchain, regulasi yang terus berkembang, serta tren aset digital yang dinamis.

“Blockchain telah berevolusi dari Blockchain 1.0 (kripto), Blockchain 2.0 (smart contract), hingga Blockchain 3.0 (DApps). Di Indonesia sendiri, teknologi ini sudah mulai diadopsi di berbagai sektor, seperti perbankan, media, hingga pemerintahan. Bahkan, laporan dari Chainalysis menempatkan Indonesia sebagai negara ketiga dengan adopsi kripto tertinggi di dunia,” ujarnya.

Baca Juga: Fasset Ungkap Pentingnya Literasi Kripto sebelum Berinvestasi

Produk berbasis kripto bukan hanya soal teknologi, tetapi juga bagaimana mendorong adopsi pengguna. Selain itu, menavigasi regulasi, serta bersaing dalam industri yang bergerak cepat.

“Saat membangun produk di industri ini, ada tiga tantangan utama yang perlu diperhatikan. Pertama, adopsi pengguna—bagaimana kita membuat produk lebih mudah diakses dan digunakan? Kedua, regulasi—bagaimana kita memastikan produk tetap compliant dalam aturan yang terus berubah? Ketiga, persaingan—bagaimana kita menciptakan produk dengan Unique Selling Proposition (USP) yang kuat? Namun, di balik tantangan tersebut, ada peluang besar bagi inovasi dan pertumbuhan,” kata Marthino.

Selain memahami tantangan industri, menurut Marthino seorang Product Manager juga harus memiliki keterampilan strategis untuk mengelola produk secara efektif. Marthino pun menyoroti beberapa keterampilan utama yang harus dimiliki.

“Untuk mereka yang ingin mengembangkan karir di bidang ini, ada beberapa keterampilan esensial yang harus dikuasai seperti memahami kebutuhan pengguna berdasarkan data-driven, menjelaskan konsep produk secara sederhana dan menarik, memahami aspek hukum serta strategi bisnis dalam industri kripto serta mampu mengelola produk dalam lingkungan yang terus berubah,” tambah Marthino