ASIAWORLDVIEW – Pameran Kerajinan Internasional Jakarta ke-25 atau INACRAFT 2025 resmi dibuka, Rabu (5/2/2025). Perhelatan terbesar di Indonesia dalam kerajinan dan budaya menghadirkan beberapa fitur baru yang menarik dan peningkatan untuk merayakan hari jadinya yang ke-25.
Untuk meningkatkan pengalaman pengunjung, ASEPHI telah menerapkan zonasi berdasarkan jenis produk, sehingga memudahkan pengunjung untuk menavigasi dan menemukan barang tertentu. Terdapat 10 zoning area dimulai dari area Main Lobby dimana akan menampilkan ikon Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, INACRAFT wining products, household & housewares, gift & decorative items, footwear, bags, travel goods, toys & games.
Di Cendrawasih Hall dan Hall A akan menyajikan batik, tenun, songket, jewelry, dan aksesoris. Sementara itu pada Assembly Hall, Plenary Hall, dan Lobby Hall B akan dipadati oleh berbagai multi produk serta berbagai kerajinan dari Kementerian dan Dinas/BUMN.
Baca Juga: INACRAFT 2025 Resmi Dibuka, Target Penjualan Capai Rp100 Miliar
Di Hall B yang dipenuhi oleh produk fashion, muslim fashion, dan bordir. Pada area Promenade terdapat batik, tenun, songket, dan ecoprint. Berbeda dengan Lobby Hall A, yang akan diisi oleh beberapa produk premium dari peserta individu dan fasilitas dari para sponsor serta official partner yang telah bekerjasama.
Terdapat area F&B yaitu Talam (Kuliner Nusantara) yang berada di area Mezzanine dan Hall B, zona ini menyuguhkan aneka makanan dan minuman cita rasa khas Indonesia yang bisa dinikmati oleh pengunjung. Selain produk-produk menarik dan berkualitas, INACRAFT menyediakan 2 stage dengan berbagai program pendukung (Insight Program) berlokasi di Selasar Main Lobby (Icon Stage DIY) dan Hall B.
Terdapat Craft Talks bersama pelaku kerajinan dan para ahli di bidangnya, Craft Workshop terkait pelatihan produk kerajinan yang dipandu langsung oleh para praktisi, INACRAFT Forum yang berlokasi di Merak Room, dan Cultural Performance yang menampilkan kesenian Indonesia.
