ASIAWORLDVIEW – Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia dapat menghentikan impor bahan bakar dalam waktu lima tahun. Hal itu sejalan dengan tujuan pemerintah untuk mencapai swasembada energi.
“Kita harus mencapai swasembada energi. Saya yakin dalam waktu dekat kita akan berhenti mengimpor bahan bakar. Saya yakin kita bisa mencapainya dalam lima tahun,” sebutnya.
Prabowo menekankan bahwa ketahanan energi sangat penting dalam transisi Indonesia dari bahan bakar fosil ke sumber terbarukan.
Baca Juga: Prabowo Yakin Pertumbuhan Ekonomi 8% Bisa Tercapai
Prabowo mengatakan energi memegang peranan penting, terutama mengingat sumber daya alam yang melimpah, yang dapat mengangkat Indonesia menjadi negara maju dan maju serta mensejahterakan masyarakat.
“Saya kira Indonesia adalah salah satu negara yang paling maju dalam transformasi energi menjadi energi terbarukan, bersih, dan hijau yang mengurangi emisi karbon,” tegas Presiden.
Dalam acara tersebut, Presiden secara simbolis meresmikan 37 proyek strategis ketenagalistrikan nasional yang terdiri dari 26 pembangkit listrik dengan kapasitas gabungan 3,2 gigawatt serta 11 jaringan transmisi dan gardu listrik yang tersebar di 18 provinsi.
