Pasar Kripto Bersiap Menghadapi Kedaluwarsa Opsi Bitcoin USD1,5 Miliar

Tumpukan koin kripto.

ASIAWORLDVIEW – Para pelaku pasar kripto bersiap menghadapi jatuh tempo kontrak opsi Bitcoin, Ethereum (ETH), XRP, dan Solana (SOL) hari ini, Jumat (10/7/2026). Para pelaku pasar memperkirakan akan terjadi volatilitas jangka pendek di pasar kripto secara luas menjelang rilis data inflasi CPI dan PPI AS minggu depan. Faktor musiman, penurunan klaim pengangguran, dan pembicaraan teknis antara AS dan Iran telah memicu pemulihan harga kripto.

Bitcoin, ETH, XRP, dan SOL melonjak di tengah penurunan harga minyak, imbal hasil obligasi AS, dan indeks dolar AS. Pasar kripto mengamati titik “max pain” di tengah potensi pemulihan lebih lanjut.

Menurut data Deribit, lebih dari 23 ribu opsi BTC dengan nilai nominal hampir USD1,5 miliar akan kedaluwarsa pada 10 Juli, dengan rasio put-call sebesar 1. Dalam 24 jam terakhir, volume call tetap lebih tinggi daripada volume put dengan rasio put-call sebesar 0,75, yang mengindikasikan sikap netral di kalangan para pedagang.

Selain itu, harga “max pain” berada di USD62.000, lebih rendah dari harga Bitcoin saat ini sebesar USD64.100. Hal ini menunjukkan kemungkinan besar terjadinya koreksi, namun volatilitas tersirat dan 25-delta skew menandakan para pedagang memperkirakan pasar kripto akan tetap datar.

Pedagang opsi sedang menjual opsi call out-of-the-money, yang menunjukkan bahwa institusi secara umum sepakat bahwa pasar kekurangan momentum kenaikan. Hal ini berpotensi membuat harga Bitcoin tetap di bawah level resistensi USD65.000.

Baca Juga:  Bitcoin Pulih ke Atas USD60.700 Usai Pernyataan Fed, Solana Pimpin Kenaikan Kripto

Lebih dari 140 ribu opsi ETH dengan nilai nominal USD248 juta akan kedaluwarsa. Rasio put-call-nya adalah 1,27. Namun, volume opsi call telah melampaui volume opsi put selama 24 jam terakhir, dengan rasio put-call yang bullish sebesar 0,81.

Selain itu, titik “max pain” berada di USD1.700, di bawah harga pasar saat ini. Yang perlu diperhatikan, taruhan opsi call lebih tinggi pada harga strike tersebut, yang mengindikasikan peluang lebih rendah terjadinya tekanan jual besar-besaran. Para trader memperkirakan harga ETH akan bergerak menuju USD1.800 setelah opsi-opsi ini kadaluwarsa pada akhir pekan ini.

Harga Ethereum melonjak hampir 2% dalam 24 jam terakhir di tengah harapan berlanjutnya pembicaraan AS-Iran dan pemulihan pasar kripto secara luas. Level terendah dan tertinggi dalam 24 jam masing-masing berada di USD1.730 dan USD1.786. Namun, volume perdagangan telah turun sebesar 13%.

Opsi XRP dengan nilai nominal USD2,47 juta akan kadaluwarsa, dengan rasio put-call sebesar 0,76. Harga max pain berada di USD1,06, menandakan level kunci yang perlu diperhatikan karena aset kripto ini menunjukkan volatilitas yang lebih tinggi di tengah pergerakan para whale.

Harga XRP naik 1,50% menjadi $1,11, melampaui harga max pain meskipun terjadi arus keluar bersih sebesar USD7,29 juta dari ETF XRP Bitwise. Volume perdagangan mengalami penurunan drastis selama 24 jam terakhir

Sementara itu, opsi Solana senilai USD17 juta akan kadaluwarsa hari ini, dengan rasio put-call sebesar 0,40. Harga “max pain” berada di USD75, lebih rendah dari harga pasar saat ini. Namun, para trader mengamati momentum kenaikan menuju harga strike USD80.

Para pedagang pasar kripto menanti data inflasi CPI AS sebagai petunjuk sebelum melakukan perdagangan lebih lanjut. Inflasi inti diproyeksikan berada di angka 0,3% dibandingkan dengan angka inflasi CPI AS sebesar 0,2% bulan lalu, sehingga menjaga CPI Inti YoY tetap stabil di 2,9%.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *