Cadangan Beras Nasional Capai 5,2 Juta Ton, Harga Terkendali

Pekerja tengah memeriksa beras di gudang Bulog.

ASIAWORLDVIEW Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan bahwa Indeks Perkembangan Harga Beras tetap terkendali berkat penguatan cadangan beras nasional yang kini mencapai 5,2 juta ton. Langkah ini menjadi strategi penting dalam menjaga stabilitas pangan di tengah dinamika pasar dan potensi gejolak harga.

Pemerintah terus menstabilkan harga beras melalui program-program intervensi yang ditargetkan, didukung oleh cadangan beras sebesar 5,2 juta ton. Berdasarkan analisis, hanya 55 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia yang mengalami kenaikan indeks harga beras di atas batas harga eceran tertinggi untuk beras kualitas menengah per awal Juli 2026.

“Sisanya tetap berada dalam koridor batas harga eceran yang ditetapkan untuk beras kelas menengah,” Sekretaris Bapanas Sarwo Edhy mengatakan, Kamis (9/7/2026).

Dengan ketersediaan cadangan yang memadai, pemerintah memiliki ruang lebih besar untuk melakukan intervensi bila terjadi lonjakan harga di tingkat konsumen maupun produsen. Hal ini juga memberikan kepastian bagi masyarakat bahwa kebutuhan pokok tetap terjamin, sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

Baca Juga: Ketahanan Pangan Nasional, Bulog Catat Rekor Stok Beras 5,36 Juta Ton

Keberadaan cadangan beras yang kuat tidak hanya berfungsi sebagai penyangga harga, tetapi juga sebagai instrumen untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan akses masyarakat terhadap beras tetap terjaga. Dengan demikian, penguatan cadangan beras menjadi fondasi utama dalam menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan, serta melindungi daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan.

“Dengan cadangan pangan yang kuat, produksi yang meningkat, saluran distribusi yang lebih baik, serta kolaborasi yang solid; pemerintah optimis bahwa kebutuhan pangan masyarakat akan terpenuhi dan stabilitas pangan nasional akan terjaga dengan baik,” ia menambahkan.

Pemerintah telah menggunakan 1,36 juta ton cadangan beras untuk intervensi di seluruh negeri, termasuk beras yang dijual dalam rangka Program Penyediaan dan Stabilisasi Harga Pangan serta beras yang disalurkan melalui program bantuan pangan.​​​​​​​

Bekerja sama dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan, Bapanas telah meluncurkan lebih dari 5.573 pasar pangan terjangkau di 37 provinsi dan lebih dari 378 kabupaten serta kota. Pemerintah juga telah memutuskan untuk melanjutkan program bantuan beras mulai Juli ini, dengan alokasi selama tiga bulan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *