Binance Gagal Lisensi MiCA di Prancis, Layanan Kripto Dihentikan

Binance.(Reuters)

ASIAWORLDVIEW – Bursa kripto terbesar di dunia, Binance, gagal memperoleh lisensi MiCA yang berlaku di seluruh Uni Eropa di Prancis, setelah sebelumnya menemui hambatan di Yunani. Akibatnya, layanan termasuk perdagangan kripto dihentikan dan pengguna hanya dapat menarik aset kripto mereka. Bursa kripto tersebut juga telah menghentikan layanannya di beberapa negara Uni Eropa.

Binance telah menghentikan layanan perdagangan kripto di Prancis setelah gagal memperoleh lisensi MiCA, demikian dilaporkan BFM Business. Pengguna di Prancis kini hanya dapat menarik aset kripto mereka.

Bursa kripto terkemuka ini sebelumnya melayani sekitar 2 juta pengguna di Prancis, menawarkan layanan termasuk spot, futures, margin, dan kustodi. Pihak bursa menambahkan bahwa dana pengguna tetap aman.

Binance sedang dalam pembicaraan dengan regulator keuangan Prancis, AMF, untuk memperoleh lisensi MiCA setelah Presiden ECB Christine Lagarde menyatakan penolakan terhadap permohonan dari Yunani hanya beberapa minggu sebelum batas waktu 1 Juli.

Co-CEO Binance, Richard Teng, juga menyatakan sebelumnya bahwa bursa tersebut tetap berkomitmen untuk memperoleh lisensi MiCA dan siap beroperasi di bawah “kerangka kerja Eropa yang adil, dapat diprediksi, dan benar-benar terharmonisasi.”

Baca Juga: Binance dan CZ Digugat di Inggris, Lisensi MiCA Yunani Ditarik

Namun, Binance menarik permohonan lisensi MiCA-nya di Yunani. Selain itu, bursa tersebut menghentikan layanan kripto di negara-negara UE, termasuk Prancis, Polandia, Italia, dan Spanyol, serta merekomendasikan pengguna untuk menarik aset kripto mereka.

Sementara itu, perusahaan kripto beralih ke Dubai, karena hampir 244 dari 3.000 perusahaan kripto telah memperoleh lisensi MiCA di blok UE.

Pelanggan Binance di Prancis memilih untuk menarik aset kripto mereka dari bursa tersebut dan tidak menunggu hingga bursa tersebut memperoleh lisensi. Menurut laporan, beberapa di antaranya mengalami masalah penarikan selama periode ini.

Data on-chain menunjukkan arus keluar bersih sebesar hampir USD1,6 miliar dari Binance selama sebulan terakhir. Yang menarik, bursa tersebut mencatat penarikan sebesar USD1,23 miliar dalam seminggu di tengah sistem penyimpanan mandiri, dengan transaksi penarikan ETH mencapai rekor tertinggi dalam 3 tahun terakhir, yaitu 166.000. Bursa kripto tersebut masih mengelola sekitar USD114 miliar aset kripto.

Sementara itu, Binance telah secara resmi memasuki pasar kripto Filipina. “Filipina selalu menjadi salah satu komunitas kripto paling dinamis di dunia. Ayo mulai!” kata co-CEO Binance, Richard Teng.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *