ASIAWORLDVIEW – BIGBANG resmi mengumumkan tur dunia 2026–2027 untuk merayakan 20 tahun debut mereka. Jakarta masuk dalam daftar kota yang akan dikunjungi. Konser akan digelar di Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu, 16 Januari 2027, menjadi penampilan pertama mereka di Indonesia setelah hampir 12 tahun
Asia World View mengutip dari agensi resmi BIGBANG, Kamis (11/6/2026), G-Dragon, Taeyang, dan Daesung di panggung menjadi daya tarik utama, menandai kembalinya BIGBANG ke Indonesia setelah 12 tahun sejak tur MADE 2015. Bagi VIP, pengumuman ini memicu euforia besar di media sosial.
Konser di JIS diperkirakan akan menampung puluhan ribu penonton, menjadikannya salah satu konser K-Pop terbesar yang pernah digelar di Indonesia. Skala produksi yang disiapkan oleh YG Entertainment menegaskan bahwa tur ini akan menghadirkan kualitas panggung internasional dengan tata cahaya, visual, dan koreografi yang spektakuler.
Euforia luar biasa langsung meledak di kalangan penggemar K-pop Tanah Air ketika BIGBANG, grup legendaris asuhan YG Entertainment, akhirnya mengumumkan jadwal tur dunia mereka yang sangat dinantikan, dan nama Jakarta resmi tercantum sebagai salah satu kota tujuan.
Baca Juga: BIGBANG Guncang Coachella, Rayakan 20 Tahun dengan Tur Dunia BIGSHOW: REBORN
Pengumuman yang disebar melalui kanal resmi agensi dan media sosial para anggota ini sontak menjadi trending topic, menandai kebangkitan penuh grup yang telah melalui masa-masa sulit, mulai dari wajib militer para personel hingga kontroversi internal yang mengguncang.
Selain itu, tur ini memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu destinasi utama konser KPop di Asia Tenggara. Kehadiran BIGBANG di Jakarta bukan hanya nostalgia, tetapi juga simbol bahwa pasar musik Indonesia memiliki daya tarik besar bagi artis global.
Tur dunia BIGBANG 2026–2027 bukan hanya sekadar rangkaian konser, melainkan sebuah perayaan monumental yang menandai dua dekade perjalanan mereka sebagai pionir KPop global. Dengan pembukaan di Goyang Stadium, Korea Selatan, pada 21–23 Agustus 2026, tur ini akan menjangkau sekitar 18 kota besar di Asia, Amerika, Eropa, dan Australia.
Lebih dari sekadar hiburan, konser ini juga membawa dampak ekonomi yang signifikan. Industri hiburan lokal akan terdorong dengan meningkatnya permintaan akomodasi, transportasi, dan konsumsi, sementara sektor pariwisata akan diuntungkan oleh kedatangan penggemar dari negara-negara tetangga.
