Coinbase Jadi FCM Kripto Pertama yang Teregulasi di AS

Coinbase

ASIAWORLDVIEW – CEO Coinbase, Brian Armstrong,membagikan pencapaian besar bagi bursa tersebut. Unit bisnis derivatif bursa tersebut, Coinbase Financial Markets, telah mengumumkan bahwa mereka menjadi pedagang komisi berjangka (FCM) pertama yang teregulasi di Amerika Serikat.

Coinbase kini dapat menawarkan akses kepada pengguna institusional ke pasar kontrak berjangka abadi dan opsi kripto di seluruh dunia. Perusahaan menyatakan langkah ini membuka bagian dari pasar aset digital yang selama ini sulit diakses oleh pedagang AS dalam kerangka regulasi.

Derivatif kripto menyumbang hampir 80% dari total volume perdagangan aset digital global. Selain itu, kontrak berjangka abadi dan opsi mendominasi volume perdagangan kripto di bursa luar negeri, kata Coinbase.

Baca Juga: Coinbase PHK 700 Karyawannya, Volatilitas Kripto dan Disrupsi AI Jadi Pemicu

Bursa kripto ini juga menyoroti bahwa pasar tersebut menghasilkan triliunan dolar dalam volume perdagangan tahunan. Namun, AS tidak memiliki titik akses domestik yang sesuai, tambahnya.

Menurut Coinbase, panduan yang diterbitkan oleh Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) lah yang membuatnya mungkin. Keputusan terbaru ini memungkinkan Coinbase Financial Markets untuk menyediakan akses ke likuiditas derivatif kripto internasional bagi klien AS. Penawaran ini memberikan akses ke salah satu bursa opsi kripto terbesar di dunia.

Selain itu, perusahaan menyatakan bahwa institusi kini dapat mulai mendaftar secara langsung di platform derivatif kripto mereka. Sementara itu, opsi Bitcoin sudah tersedia melalui platform di Deribit. Kontrak tambahan, dukungan jaminan, dan produk futures abadi akan menyusul, kata Coinbase.

“Klien AS akhirnya akan memiliki solusi yang sepenuhnya diatur dan sesuai peraturan untuk mengakses semua pasar kripto terbesar,” tambah bursa tersebut.

Apa yang Akan Berubah bagi Pedagang Institusi dan Ritel?

Perusahaan tersebut juga menyoroti masalah operasional yang dihadapi pedagang institusional selama beberapa tahun terakhir. Coinbase mencatat bahwa beberapa perusahaan mendirikan perusahaan asing untuk mendapatkan eksposur ke pasar derivatif kripto. Namun, sebelumnya, hal ini disertai dengan biaya infrastruktur yang lebih tinggi dan risiko pihak lawan.

“Melalui satu FCM yang diatur oleh CFTC, klien AS kini dapat mengakses kontrak berjangka abadi dan opsi berjangka kripto global, tanpa perlu menggunakan solusi alternatif di luar negeri,” kata perusahaan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *