Meutya Hafid: Literasi Digital Sejak Dini Penting untuk Hadapi Ancaman Siber

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid

ASIAWORLDVIEW – Kesadaran digital perlu dibangun sejak dini, sangat penting karena di era yang serba terhubung ini, hampir setiap aspek kehidupan manusia. dalam hal ini, mulai dari komunikasi, pendidikan, pekerjaan, hingga transaksi keuangan—berlangsung di ruang digital.

“Hal yang paling kuat adalah kesadaran diri, bukan sekadar pengawasan. Begitu kamu paham sesuatu merugikan masa depanmu, kamu sendiri yang harus berhenti. Itu kekuatan sesungguhnya,” kata Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, dikutip Asiaworldview, Rabu (6/6/2026).

Tanpa kesadaran yang memadai, individu rentan terhadap berbagai ancaman siber seperti penipuan daring, pencurian identitas, peretasan akun, hingga penyebaran data pribadi yang dapat disalahgunakan untuk tindak kriminal.

Baca Juga: Google Diminta Jadi `Polisi` Digital, Wujudkan Internet Aman bagi Masyarakat

Menteri Meutya menjelaskan bahwa untuk mendukung terciptanya ruang digital yang aman bagi anak, pemerintah menghadirkan kebijakan PP Tunas atau Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak. Aturan ini menyiapkan pembatasan akses anak terhadap platform digital yang dianggap berisiko tinggi hingga usia tertentu, dengan dasar kajian ilmiah dari pakar kesehatan jiwa, pendidikan, dan medis.

Kebijakan tersebut juga merujuk pada praktik di sejumlah negara lain yang telah lebih dulu menerapkan pembatasan serupa. PP Tunas diharapkan mampu menjadi instrumen penting dalam melindungi anak dari dampak negatif dunia digital sekaligus memastikan mereka dapat tumbuh dalam ekosistem daring yang lebih sehat dan aman.

Masyarakat yang melek digital akan mendukung terciptanya ekosistem digital yang sehat, produktif, dan demokratis, sekaligus mengurangi angka perundungan siber (cyberbullying) yang semakin marak di kalangan remaja.

“Kesadaran digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan fundamental agar setiap individu dapat berpartisipasi secara aman, cerdas, dan bertanggung jawab dalam dunia digital yang terus berkembang pesat,” ia menambahkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *