ASIAWORLDVIEW – Harga Bitcoin (BTC) hari ini, Senin (4/5/2026), tercatat melemah tipis ke sekitar Rp 1,36 miliar per koin atau setara USD 78.587, turun sekitar 0,2% dalam 24 jam terakhir. Level psikologis USD 79.000 disebut sebagai titik krusial yang akan menentukan arah pergerakan selanjutnya.
Kondisi ini menunjukkan pasar kripto masih aktif dengan likuiditas tinggi meski pergerakan harga relatif stabil. Bitcoin sendiri berada di fase konsolidasi sehat, dengan level USD 79.000 menjadi titik krusial yang akan menentukan arah selanjutnya.
Jika level tersebut berhasil ditembus, analis menilai BTC berpotensi melanjutkan reli menuju kisaran USD 86.000 hingga 94.000. Namun, sentimen pasar tetap dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti geopolitik dan kebijakan moneter global, sehingga investor perlu mencermati dinamika makro sebelum mengambil keputusan.
Baca Juga: Harga Tak Kunjung Meroket, Bitcoin Mulai Lelah?
Dalam perkembangan yang dramatis, posisi short Bitcoin senilai sekitar USD104 juta dilikuidasi saat harga mata uang kripto tersebut melonjak melampaui angka USD80.000. Hal ini terjadi di tengah ketegangan geopolitik di Selat Hormuz, di mana interaksi terbaru antara AS dan Iran telah membuat pasar tetap waspada.
Perpanjangan gencatan senjata dengan Iran oleh Presiden Trump telah memberikan kelegaan sementara, yang berpotensi berkontribusi pada kenaikan harga Bitcoin. Dinamika ini menggambarkan bagaimana peristiwa geopolitik dapat memengaruhi pasar kripto, mendorong pergeseran signifikan dalam posisi.
Lonjakan ini dan likuidasi yang mengikuti tampaknya mendukung hasil “YES” di beberapa pasar prediksi Bitcoin. Likuidasi posisi short mencerminkan keyakinan pasar yang kuat terhadap tren naik Bitcoin, menyiratkan dampak tinggi pada pasar yang memprediksi harga Bitcoin di atas USD66.000 dalam waktu dekat. Dampak ini diklasifikasikan sebagai tinggi karena pergerakan harga yang segera dan substansial.
Perkembangan kunci yang perlu dipantau meliputi tindakan geopolitik lebih lanjut antara AS dan Iran, yang dapat terus memengaruhi arah harga Bitcoin. Selain itu, pengumuman dari lembaga keuangan besar atau badan regulasi mengenai produk investasi Bitcoin dapat lebih lanjut memengaruhi sentimen pasar. Memantau perubahan signifikan dalam harga atau volume Bitcoin dapat memberikan wawasan tambahan mengenai arah pasar.
