Pakar: Bitcoin Terus Berevolusi Jadi Penyimpan Nilai Digital

Bitcoin.(freepik)

ASIAWORLDVIEW – Permintaan cadangan Bitcoin di Swiss selaras dengan tren yang disoroti oleh Franklin Templeton. Menurutnya, lebih banyak negara akan memasukkan Bitcoin ke dalam cadangan mata uang mereka.

”Bitcoin akan terus berevolusi untuk menjadi penyimpan nilai digital. Hal itu karena semakin banyak institusi dan negara yang mengintegrasikan aset ini,” Kata Franklin Templeton, dikutip Coingape, Rabu (8/1/2025).

Penerimaan yang terus meningkat ini juga terlihat di negara-negara lain. Misalnya, Donald Trump mengusulkan Strategi Cadangan Bitcoin, pihak berwenang Jerman dan anggota Dewan Legislatif Hong Kong belakangan ini juga menyarankan untuk memasukkan Bitcoin ke dalam mata uang masing-masing. Peluncuran ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat pada paruh pertama tahun ini juga telah membantu meningkatkan permintaan institusional.

Baca Juga: XRP vs Bitcoin, Mana yang Lebih Cuan di Tahun 2025?

Namun, inisiatif ini menghadapi banyak tantangan meskipun minat telah meningkat. Swiss yang merupakan negara netral tidak sering melakukan perubahan pada konstitusinya dan prosesnya cukup panjang dan rumit.

Proposal ini harus didukung dan mendapatkan 100.000 tanda tangan terverifikasi dalam batas waktu yang ditentukan merupakan hal yang cukup menantang. Selain itu, ada kekhawatiran mengenai stabilitas mata uang kripto, terutama ketika mempertimbangkannya sebagai aset cadangan yang sebanding dengan aset yang stabil dan diterima secara universal seperti emas.

Namun, para pendukungnya mengklaim bahwa karena kelangkaan dan kurangnya otoritas pusat. Hal itu karena Bitcoin dianggap pasangan yang sempurna untuk aset cadangan tradisional.