ASIAWORLDVIEW – Harga Bitcoin hari ini, Rabu (1/4/2026), relatif stabil di kisaran USD 67.900 sampai 68.100, dengan kenaikan tipis yang menunjukkan adanya minat beli meski pasar masih penuh kehati-hatian. Support kuat tetap berada di USD 67.000.
Sementara resistensi terdekat ada di sekitar USD 70.000. Investor disarankan untuk memantau perkembangan geopolitik dan kebijakan moneter global, karena faktor eksternal ini masih menjadi penentu utama arah pergerakan BTC dalam waktu dekat.
Bitcoin berhasil bertahan di atas USD 67.000, level psikologis penting yang menjadi acuan bagi investor. Kenaikan tipis ini terjadi setelah kuartal pertama 2026 ditutup dengan performa kurang menggembirakan, di mana harga BTC sempat terkoreksi hampir setengah dari puncaknya di Oktober 2025
Kenaikan harga Bitcoin terjadi menyusul laporan Iran menyatakan siap mengakhiri perang. Namun Amerika Serikat (AS) harus memenuhi tuntutan mereka dan memberikan jaminan bahwa perang tidak akan terulang lagi.
Baca Juga: Bitcoin Berusaha Pulih, Masih di Bawah Resistensi USD70.000
Presiden AS Donald Trump siap mengakhiri perang dengan Iran tanpa membuka kembali Selat Hormuz.Trump juga mengatakan kepada New York Post hari ini bahwa ia yakin perang Iran akan segera berakhir dan Selat Hormuz akan otomatis dibuka kembali saat perang berakhir.
Ia juga menyebutkan bahwa ia tidak yakin ada alasan bagi mereka untuk tetap berada di Iran lebih lama lagi, mengingat mereka telah mencapai tujuan mereka untuk memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir.
Namun, masih belum jelas apakah AS akan mampu memenuhi tuntutan Iran, meskipun harga BTC melonjak dengan harapan perang di Iran segera berakhir. Tuntutan tersebut meliputi penghentian tindakan agresi, memastikan perang tidak terulang, pembayaran ganti rugi dan reparasi perang, penghentian perang terhadap proksi Iran, serta pemberian kedaulatan Iran atas Selat Hormuz.
