ASIAWORLDBIEW – Virus Human Metapneumovirus (HMPV), yang baru-baru ini merebak di China. Ternyata virus ini telah terdeteksi di Indonesia.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, virus HMPV berbeda dengan virus COVID-19. Menurutnya, COVID-19 merupakan virus baru, sedangkan HMPV adalah virus lama yang sifatnya mirip dengan flu. Sistem imunitas manusia sudah mengenal virus ini sejak lama dan mampu meresponsnya dengan baik.
Virus HMPV pertama kali dideteksi oleh para sarjana Belanda pada tahun 2001 dalam sampel aspirasi nasofaring, sampel lendir atau cairan dari bagian atas tenggorokan.
Baca Juga: Wabah HMPV dari China Mulai Beredar Luas, Waspadai Gejalanya
Sampel tersebut diambil dari anak-anak dengan penyakit pernapasan akibat patogen yang tidak diketahui, sesuai dengan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC). Virus ini termasuk dalam keluarga Pneumoviridae dan menyebabkan gejala seperti flu pada individu, terutama anak-anak dan orang tua. Namun, bahkan setelah 24 tahun, vaksin untuk HMPV masih belum dikembangkan.
Meskipun telah ada beberapa penelitian tentang HMPV pada hewan, belum ada penelitian yang dilakukan pada manusia. Sebuah laporan yang diterbitkan oleh National Library of Medicine berjudul ‘Human Metapneumovirus pada Orang Dewasa’ meneliti virus ini di lingkungan terkontrol pada hewan sebagai upaya untuk mengembangkan vaksin HMPV.
Meskipun hasilnya cukup menjanjikan, penelitian ini hanya dilakukan pada hewan pengerat dan model primata non-manusia. Sejauh ini, belum ada penelitian yang dilakukan pada manusia dan belum ada vaksin yang dikembangkan untuk itu.
