Trump Janjikan Pemotongan Suku Bunga Pasca Pemilihan Ketua Fed Baru

Presiden AS Donald Trump

ASIAWORLDVIEW – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa mengatakan ia akan mengumumkan calon pengganti Ketua Federal Reserve Jerome Powell dalam waktu dekat. Ia mengklaim bahwa ketua Federal Reserve akan melakukan pemotongan suku bunga lebih lanjut. Namun, pernyataan Trump bahwa ia tidak khawatir dengan melemahnya dolar AS menyebabkan Bitcoin turun dan emas mencapai rekor tertinggi baru.

Selama pidato di Iowa pada 27 Januari, Presiden AS Donald Trump mengatakan ia akan mengumumkan calonnya untuk jabatan Ketua Fed dalam waktu dekat dan memprediksi penurunan signifikan suku bunga setelah ketua baru menjabat. Pidato Trump juga menekankan pada kesuksesan ekonomi, pertumbuhan lapangan kerja, dan pemotongan pajak.

“Ketika kita memiliki ketua Fed yang hebat, saya pikir kita akan mendapatkannya. Saya akan mengumumkannya segera. Anda akan melihat suku bunga turun secara signifikan,” kata Trump.

Pernyataan ini muncul di tengah spekulasi yang terus berlanjut tentang pengganti Jerome Powell, yang masa jabatannya berakhir pada Mei 2026. Donald Trump telah berulang kali mengkritik Powell karena tidak cukup menurunkan suku bunga, meskipun The Fed telah melakukan pemotongan suku bunga secara bertahap sepanjang akhir 2025, yang membawa suku bunga federal funds ke level 3,5% hingga 3,75%.

Baca Juga: Ancaman Trump Tariff atas Ekspor Anggur, Prancis Siap Hadapi AS

Trump telah lama mengadvokasi penurunan biaya pinjaman untuk mengurangi pembayaran hipotek, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan sejalan dengan kebijakan administrasinya. Namun, The Fed dan Jerome Powell tetap mengambil pendekatan hati-hati karena tarif dan ketegangan geopolitik.

The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga stabil dalam pertemuan FOMC hari ini. Alat CME FedWatch menunjukkan pasar memperkirakan peluang 97% bahwa The Fed tidak akan memotong suku bunga. Pedagang Bitcoin dan kripto akan fokus pada petunjuk mengenai pemotongan suku bunga berikutnya. Peluang pemotongan suku bunga The Fed hingga Juni telah meningkat menjelang pertemuan FOMC.

Donald Trump telah mempersempit daftar calon pengganti Powell dalam beberapa pekan terakhir. Empat calon terdepan adalah Rick Rieder, Kepala Investasi BlackRock, mantan Gubernur The Fed Kevin Warsh, Penasihat Ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett, dan Gubernur The Fed Chris Waller.

Pasar prediksi lebih mengunggulkan Rick Rieder dari BlackRock dengan peluang 48% setelah pujian Trump, di depan Kevin Warsh dengan 25%. Rick Rieder dari BlackRock, yang dilaporkan menjadi favorit Trump sebagai Ketua Fed berikutnya, mengatakan suku bunga dapat diturunkan sebesar 100 basis poin.

Pernyataan Donald Trump telah memicu kembali perdebatan tentang keseimbangan antara pengaruh politik dan kemandirian Fed. Powell telah membela kemandirian Fed di tengah tekanan yang meningkat, termasuk pengawasan berkelanjutan dari Departemen Kehakiman AS. Gedung Putih belum mengonfirmasi jadwal spesifik atau nama calon.

Sementara itu, ekonomi AS menunjukkan ketahanan, dengan data PDB dan tenaga kerja yang kuat baru-baru ini mendorong Fed untuk menunda pemotongan suku bunga. Pasar global secara ketat memantau sinyal kebijakan moneter dalam beberapa bulan ke depan.