ASIAWORLDVIEW – Wisatawan Malaysia mulai menjajal moda transportasi kereta cepat Whoosh sebagai bagian dari pengalaman wisata mereka di Indonesia, dengan Bandung menjadi salah satu tujuan favorit yang dipilih. Ketertarikan ini didorong oleh kemudahan akses dan waktu tempuh yang jauh lebih singkat dibandingkan perjalanan darat konvensional, sehingga perjalanan dari Jakarta ke Bandung terasa lebih praktis dan nyaman.
“Wisatawan Malaysia memanfaatkan libur akhir tahun untuk berwisata di Bandung, serta mengunjungi sejumlah destinasi wisata alam di Jawa Barat seperti Lembang, Ciwidey dan berbagai destinasi lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa Whoosh tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga bagian dari pengalaman wisata yang diminati wisatawan mancanegara saat berkunjung ke Indonesia,” ujar General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa.
Bagi wisatawan Malaysia, naik Whoosh bukan sekadar sarana transportasi, tetapi juga menjadi pengalaman baru yang menarik, mengingat kereta cepat tersebut merupakan yang pertama di Asia Tenggara.
Kehadiran kereta cepat Whoosh semakin memperkuat daya tarik tersebut, karena memungkinkan wisatawan mengatur perjalanan singkat namun padat aktivitas. Tren ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kunjungan wisatawan regional, sekaligus memperkuat posisi Bandung sebagai destinasi unggulan yang mudah dijangkau dengan transportasi modern dan efisien.
Baca Juga: Malaysia dan AS Dinobatkan Jadi Paspor Terkuat, Indonesia Turun ke Peringkat 77
Tak hanya wisatawan Malaysia, warga Jakarta tampak antusias berburu tiket kereta cepat Whoosh untuk menikmati perjalanan singkat menuju Bandung dan sekitarnya. Tingginya minat masyarakat membuat loket penjualan maupun aplikasi pemesanan tiket dipadati calon penumpang yang ingin merasakan pengalaman naik moda transportasi modern pertama di Asia Tenggara tersebut. Selain menawarkan waktu tempuh yang jauh lebih singkat dibandingkan perjalanan darat konvensional,
“KCIC mengimbau penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan baik, datang lebih awal ke stasiun, serta menjaga barang bawaan masing-masing agar perjalanan tetap nyaman hingga tiba di tujuan,” ungkap Eva dalam keterangan tertulisnya.
Bandung dipilih karena daya tariknya yang kuat sebagai destinasi wisata belanja, kuliner, dan alam. Suasana kota yang sejuk, beragam factory outlet, kafe tematik, hingga objek wisata pegunungan di sekitarnya menjadikan Bandung selalu diminati wisatawan mancanegara, termasuk dari Malaysia.
KCIC mencatat bahwa layanan Whoosh selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 tidak hanya diminati oleh penumpang domestik, tetapi juga wisatawan mancanegara.
Pada periode Nataru ini, tercatat sebanyak 13 ribu penumpang internasional yang menggunakan Whoosh dan sebanyak 53 persen nya atau 7 ribu penumpang merupakan wisatawan asal Malaysia sejak tanggal 18 Desember 2025. Secara kumulatif sejak mulai beroperasi pada 2023 hingga 2025, jumlah penumpang asal Malaysia yang telah menggunakan layanan Whoosh tercatat mencapai sekitar 294 ribu penumpang. Sementara itu, total penumpang internasional Whoosh pada periode yang sama mencapai sekitar 394 ribu penumpang.
