ASIAWORLDVIEW – Wireless Optical Communication, atau yang sering disebut juga sebagai komunikasi laser, adalah teknologi transmisi data nirkabel yang menggunakan cahaya sebagai media penghantar informasi. Berbeda dengan teknologi berbasis gelombang radio atau frekuensi seluler, komunikasi optik nirkabel menggunakan sinar laser atau LED untuk mentransmisikan data melalui udara dengan kecepatan tinggi dan kapasitas besar.
PT Primacom Interbuana menggunakan teknologi ini, dengan penggunaan cahaya menjadikan komunikasi lebih aman karena sinyal lebih sulit disadap dibandingkan gelombang radio. Selain itu, tidak mudah terganggu oleh interferensi elektromagnetik dari perangkat elektronik lain.
“Teknologi ini memanfaatkan cahaya sebagai media penghantar, sistem ini mampu memberikan latensi yang sangat rendah sehingga data dapat dikirim dan diterima hampir secara instan,” Andy Liminata, Asistant Vice President Product Support Department PT Primacom Interbuana mengatakan dalam temu media, Jumat (19/11/2025).
Baca Juga: Satelit, Starlink, dan Fiber: Solusi Konektivitas Efisien untuk Layanan Komunikasi Modern
Keunggulan-keunggulan ini menjadikan komunikasi optik nirkabel sebagai solusi inovatif untuk kebutuhan jaringan modern yang menuntut kecepatan, stabilitas, dan keamanan tinggi. Karena menggunakan cahaya, komunikasi optik nirkabel memiliki keunggulan berupa latensi rendah, keamanan lebih baik, serta tidak mudah terpengaruh oleh interferensi elektromagnetik.
Satelit, termasuk satelit orbit rendah seperti Starlink, berfungsi menyediakan konektivitas internet dengan jangkauan luas hingga ke daerah terpencil yang sulit dijangkau infrastruktur darat. Sementara itu, fiber optik menjadi tulang punggung komunikasi di perkotaan karena mampu mentransmisikan data berkapasitas besar dengan kecepatan tinggi dan stabilitas yang sangat baik melalui kabel serat optik.
Di sisi lain, Wireless Optical Communication atau komunikasi optik nirkabel menggunakan cahaya laser atau LED untuk mengirimkan data melalui udara, menawarkan kecepatan tinggi, latensi rendah, serta keamanan lebih baik karena tidak mudah terpengaruh oleh interferensi elektromagnetik. Ketiga teknologi ini saling melengkapi, menghadirkan solusi komunikasi modern yang fleksibel, efisien, dan mampu menjawab
Ketiga teknologi komunikasi—satelit (termasuk Starlink), fiber optik, dan wireless optical communication—dapat diterapkan secara luas untuk mendukung berbagai kebutuhan modern, seperti Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), serta smart CCTV yang berperan dalam keamanan dan produktivitas industri. Jaringan satelit memungkinkan konektivitas di daerah terpencil, sehingga perangkat IoT tetap dapat terhubung tanpa batas geografis. Fiber optik menyediakan kapasitas besar dan kecepatan tinggi yang dibutuhkan untuk pemrosesan data AI secara real-time, mendukung analitik canggih dan otomatisasi industri.
“Komunikasi optik nirkabel berbasis laser menawarkan latensi rendah dan keamanan tinggi, ideal untuk sistem smart CCTV yang membutuhkan transmisi video stabil dan cepat. Dengan kombinasi ketiga teknologi ini, tercipta ekosistem komunikasi yang efisien, aman, dan andal, yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat infrastruktur digital industry,” pungkasnya.
