ASIAWORLDVIEW – Harga XRP tetap dinilai terlalu rendah. Padahal permintaan dan aktivitas perdagangan meningkat, dan penggunaan penyelesaian transaksi di dunia nyata semakin luas, menurut penelitian terbaru dari Bayberry Capital. Perusahaan tersebut menyatakan bahwa pasar terus salah menilai XRP karena tidak memahami tujuan aset tersebut. Mereka menambahkan bahwa investor mengabaikan infrastruktur yang sedang dibangun di balik layar.
Bayberry Capital memperingatkan bahwa kesalahan penilaian pasar menyembunyikan utilitas XRP. Peran aset digital ini dalam likuiditas global jauh lebih besar daripada yang tercermin dalam valuasi saat ini. Perusahaan investasi swasta ini mengatakan XRP diperlakukan seperti token spekulatif meskipun berfungsi sebagai infrastruktur keuangan untuk transfer nilai.
Perusahaan tersebut mencatat bahwa para trader masih mengevaluasi XRP berdasarkan volatilitasnya dan narasi yang mengelilinginya. Sebaliknya, evaluasi token ini seharusnya didasarkan pada aplikasi nyatanya, termasuk penyelesaian transaksi di dunia nyata.
Baca Juga: Pergerakan Harga XRP Menunjukkan Potensi Pembalikan di Atas Level Support
Perusahaan ini membandingkan situasi saat ini dengan era awal internet ketika jaringan dan router diperdagangkan secara lateral. Namun, fondasi infrastruktur digital modern sedang dibangun secara diam-diam, tanpa disadari oleh kebanyakan orang.
Laporan tersebut menyatakan bahwa token ini berada pada fase serupa saat dunia bersiap untuk keuangan yang ditokenisasi. Ripple juga telah memperluas kasus penggunaan XRP belakangan ini.
Brad Garlinghouse menegaskan bahwa token ini memainkan peran sentral dalam berbagai aplikasi penyelesaian transaksi. Perusahaan juga menyatakan bahwa tujuan token sebagai aset jembatan jarang dipahami.
Perusahaan investasi swasta menjelaskan bahwa token yang terkait dengan Ripple dirancang untuk memindahkan likuiditas antara sistem keuangan yang terputus dengan presisi dan netralitas. Peran ini memerlukan adopsi institusional, kepatuhan, dan integrasi mendalam yang berkembang secara perlahan.
Bayberry Capital mengatakan bahwa laju yang lambat ini membuat pasar meremehkan apa yang sedang dibangun. Mereka percaya stabilitas XRP mencerminkan pertumbuhan infrastruktur, bukan minat investor yang lemah. Sementara itu, data terbaru menunjukkan permintaan XRP yang meningkat di bursa-bursa besar.
Menurut CryptoQuant, minat terbuka (open interest) pada posisi BTC dan ETH telah turun dalam 72 jam terakhir, tetapi akumulasi XRP terus meningkat. Pergeseran ini menandakan kepercayaan yang kuat.
CryptoQuant menyebutkan bahwa minat terbuka BTC telah turun tajam seiring dengan pengurangan risiko yang melanda pasar. Data ini menyoroti pergeseran menuju aset yang memiliki utilitas lebih spesifik dan fundamental yang lebih baik.
