Bukan Tanda Kegagalan, Edukasi Insulin Penting untuk Mengatasi Stigma Pasien Diabetes

Ilustrasi pasien diabetes.(freepik)

ASIAWORLDVIEW- Bagi sebagian Pasien diabetes menganggap bahwa menggunakan Insulin merupakan tanda penyakit diabetes sudah tergolong parah. Padahal terapi insulin merupakan salah satu pilihan medis untuk membantu mengendalikan kadar gula darah sesuai kebutuhan pasien.

Menurut dr Akbar, Dokter Umum RS JIH yang ditemui langsung di Solo, Jawa Tengah. Ia mengatakan memakai insulin tidak menjadikan Pasien diabetes Akan ketergantungan setelah memakainya.

“Jadi jangan buanglah stigma kalau sudah pakai insulin, maksudnya sudah berat banget, dan bakal ketagihan,” ujarnya.

Baca Juga: Tips Kendalikan Gula Darah, Protein dan Serat Jadi Kunci

Dalam kondisi tertentu, insulin dari luar tubuh diperlukan untuk membantu mengendalikan kadar gula darah. dr Akbar menyebut tujuan insulin yang diberikan melalui terapi merupakan insulin dari luar tubuh yang bertujuan untuk membantu melengkapi fungsi hormon alami.

“Kita berikan insulin eksogen untuk bekerja, untuk membantu gula darah masuk ke dalam sel otot dan sel lemak,” jelasnya.

Dalam pengobatan diabetes insulin bukan pilihan terakhir , akan terapi pasien bisa mencoba berbagai obat yang dianjurkan dokter terlebih dahulu.

“Insulin itu bukan pilihan terakhir. Obat pilihan terakhir, bukan. Insulin digunakan sesuai dengan indikasinya,” katanya.

Dr. Akbar juga menjelaskan bahwa terapi insulin pada sebagian pasien diabetes tipe 2 dapat dievaluasi kembali apabila kondisi dan pengendalian gula darah memungkinkan perubahan pengobatan.

“Kalau misalnya dia bisa dilepas secara bertahap insulinnya dan digantikan obat antidiabetik oral, bisa terkontrol gula darahnya, enggak ada masalah, dilepas,” ujarnya.

Infografis pola makan Diabetes
Infografis pola makan Diabetes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *