The Canopy Room Hadir di Plaza Indonesia, Ruang Kurasi Mode Independen yang Lebih Personal

ASIAWORLDVIEW – Di tengah lanskap mode Indonesia yang semakin dinamis, ruang bagi desainer independen untuk bertemu langsung dengan audiensnya menjadi semakin penting. Itulah yang coba dijawab oleh The Canopy Room, sebuah destinasi fashion pilihan yang menghadirkan karya para desainer independen Indonesia. Setelah sebelumnya dikenal sebagai platform kurasi, The Canopy Room kini resmi membuka gerai pertamanya di Plaza Indonesia. Kehadiran ini bukan sekadar penambahan ruang ritel baru, melainkan langkah strategis untuk mempertemukan berbagai brand independen dengan lebih banyak pecinta fashion dalam satu ruang yang dikurasi secara khusus.

Sejak awal, The Canopy Room memang hadir dengan misi yang jelas: memberikan ruang bagi brand independen untuk memperkenalkan karya, cerita, dan identitas mereka kepada audiens yang lebih luas. Dalam ekosistem mode yang sering kali didominasi brand besar, The Canopy Room memilih mengambil peran sebagai kurator dan jembatan. Melalui pilihan brand yang dikurasi, pengalaman berbelanja konsumen diharapkan terasa lebih personal, relevan, dan menyenangkan. Bukan hanya soal membeli produk, tetapi juga soal menemukan cerita, mengenal proses, dan merasakan kedekatan dengan para perancangnya.

Creative Director of The Canopy Room, Anita Anastasia, menyampaikan, “Kehadiran The Canopy Room di Plaza Indonesia menjadi salah satu langkah penting bagi kami untuk membawa lebih banyak brand independen lebih dekat dengan masyarakat. Kami ingin menciptakan ruang di mana orang bisa datang, menemukan brand baru, mengenal ceritanya, sekaligus menemukan sesuatu yang sesuai dengan gaya mereka. Harapannya, The Canopy Room bisa menjadi destinasi yang membuat pengalaman menemukan fashion terasa lebih personal.”

Berlokasi di Plaza Indonesia, The Canopy Room menyasar komunitas urban yang memiliki ketertarikan terhadap fashion, tren, serta brand-brand baru. Ruang ini dirancang bukan hanya sebagai tempat berbelanja, tetapi juga sebagai ruang untuk mengenal lebih dekat karya dan cerita di balik setiap brand yang hadir. Deretan brand lokal di The Canopy Room Plaza Indonesia hadir dengan karakter dan gaya yang beragam, sehingga memudahkan pelanggan menemukan pilihan yang sesuai dengan berbagai momen—dari kebutuhan kantor, acara formal, hingga gaya kasual sehari-hari.

Baca Juga: Marc Jacobs Hadir di Indonesia, Padukan Fashion Premium dan Lifestyle

Untuk tampilan smart-casual yang cocok dikenakan ke kantor maupun business meeting, tersedia koleksi dari Dirty Laundry, Wear Alter, dan Luce and Vera. Sementara itu, Aequus, Ammartera, dan Prine menawarkan siluet yang lebih feminin untuk acara formal maupun momen spesial. Bagi yang menyukai gaya minimalis dan versatile, pilihan dari Orgeo, Maison Kolori, Onze Studio, dan Rotouche dapat dengan mudah dipadu-padankan dengan aksesori dari Abstrak dan Your Hands untuk melengkapi tampilan sehari-hari. Untuk sentuhan gaya yang lebih edgy dan effortless, Isoos Studio dan Rauv menghadirkan koleksi yang cocok dikenakan untuk berbagai kesempatan kasual.

Tidak hanya apparel, The Canopy Room juga melengkapi kurasinya dengan pilihan tas dan sepatu dari Page and Lane, YEVA, Scilla, dan Orbit Studio. Dengan demikian, pengalaman berbelanja menjadi lebih lengkap dalam satu destinasi—sebuah one-stop curated space yang memungkinkan pelanggan membangun tampilan secara utuh, dari pakaian hingga alas kaki dan aksesori.

Komitmen The Canopy Room dalam mendukung karya lokal tidak hanya diwujudkan melalui kurasi brand Indonesia, tetapi juga lewat kolaborasi dengan para kreator lintas disiplin. Untuk façade Plaza Indonesia, The Canopy Room berkolaborasi dengan set designer Nelly Sucitas untuk menghadirkan instalasi eksklusif yang menjadi identitas visual ruang ini. Dirancang khusus untuk The Canopy Room, instalasi tersebut mengubah storefront menjadi pengalaman visual dan taktil yang mengangkat material botani lokal dalam pendekatan yang lebih kontemporer. Melalui karya ini, Nelly mengeksplorasi bagaimana material yang kerap dianggap sederhana dapat diolah menjadi elemen arsitektural yang memiliki nilai dan karakter baru.

Dalam praktik desainnya, Nelly memandang tekstil sebagai sebuah structure of matter—permukaan yang terbentuk dari berbagai elemen yang saling terjalin. Berangkat dari gagasan tersebut, instalasi ini dibuat sepenuhnya dari serat batang pisang yang diproses hingga menjadi serat alaminya, menghadirkan pertemuan antara bentuk organik dan desain ruang. Komposisinya memadukan serat yang dibiarkan menjuntai bebas dengan anyaman yang terbentuk secara organik. Tekstur tersebut mengalir dari lapisan-lapisan serat yang lembut, bertransisi menjadi jalinan halus, lalu kembali terurai menjadi rumbai alami. Bentuk lengkung pada bagian atas instalasi juga dirancang secara khusus untuk memberikan kontras yang lebih lembut terhadap garis-garis geometris pada fasad Plaza Indonesia, sekaligus menciptakan tampilan storefront yang hangat dan mengundang.

Untuk merayakan Grand Opening, The Canopy Room juga menghadirkan pengalaman styling yang eksklusif bersama fashion personality, Jovi Adhiguna dan MJ Sehonanda, pada 18–19 September 2026. Melalui sesi ini, para tamu diajak untuk mengeksplorasi koleksi yang tersedia sekaligus mendapatkan inspirasi styling secara lebih personal. Sesi styling semacam ini menjadi salah satu cara The Canopy Room membangun kedekatan antara desainer, produk, dan konsumen—bukan hanya melalui transaksi, tetapi juga melalui pengalaman dan cerita yang membuat setiap brand memiliki karakter tersendiri.

Melalui kehadiran gerai permanen di Plaza Indonesia, The Canopy Room ingin terus membangun koneksi antara desainer dan konsumennya. Tidak hanya melalui produk, tetapi juga lewat pengalaman dan cerita. Dengan dibukanya gerai ini, masyarakat diajak untuk mengenal lebih dekat berbagai desainer independen dan menemukan pilihan fashion yang mungkin belum pernah mereka temui sebelumnya.

“Kami sangat excited akhirnya bisa membawa The Canopy Room ke ruang yang lebih nyata dan bisa dikunjungi langsung oleh banyak orang. Ada banyak cerita, kreativitas, dan passion dari brand-brand yang kami bawa ke sini, dan rasanya menyenangkan bisa melihat semuanya bertemu dengan orang-orang yang juga punya kecintaan yang sama terhadap fashion. Kami berharap The Canopy Room bisa menjadi tempat yang selalu terasa menyenangkan untuk datang, melihat-lihat, menemukan sesuatu yang baru, dan mungkin pulang dengan inspirasi yang berbeda,” tutup Anita.

Dengan konsep kurasi yang kuat, kolaborasi lintas disiplin, dan pengalaman belanja yang personal, The Canopy Room di Plaza Indonesia bukan sekadar gerai baru. Ia adalah ruang tumbuh bagi mode independen Indonesia—tempat karya lokal tidak hanya dipajang, tetapi juga diceritakan, diraba, dan dirayakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *