ASIAWORLDVIEW – Erick Thohir menegaskan dukungannya terhadap Alfarun 2026, sebuah ajang olahraga yang diposisikan bukan hanya sebagai kompetisi, tetapi sebagai investasi jangka panjang untuk kesehatan tubuh sekaligus pembangunan karakter bangsa. Ia menekankan bahwa olahraga memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
“Masyarakat yang sehat merupakan aset bangsa, karena kesehatan fisik berbanding lurus dengan produktivitas, disiplin, serta daya tahan menghadapi tantangan global,” ia mengatakan dalam konferensi pers, Senin (14/9/2026).
Alfarun 2026 menjadi simbol komitmen pemerintah dan BUMN dalam memperluas akses olahraga bagi masyarakat, dengan tujuan membangun ekosistem gaya hidup sehat yang berkelanjutan. Ia menyoroti bahwa olahraga bukan hanya melatih tubuh, tetapi juga menanamkan nilai sportivitas, kerja sama, dan semangat pantang menyerah—nilai-nilai yang relevan untuk membentuk karakter bangsa.
“Oahraga adalah bagian dari strategi pembangunan nasional: mencetak pekerja sehat, masyarakat tangguh, dan bangsa yang siap bersaing di tingkat global,” ia tambahnya.
Baca Juga: Amartha 10X Run 2026 Sukses Diikuti Ribuan Peserta, Gerakan Sehat dan Pemberdayaan di Jakarta
Aktivitas fisik rutin membantu menjaga kebugaran jantung dan paru, mengendalikan berat badan, menstabilkan tekanan darah. Selain itu, menurunkan risiko penyakit tidak menular seperti diabetes tipe 2, penyakit kardiovaskular, dan obesitas. Namun, dampaknya tidak berhenti di fisik. Olahraga juga terbukti meredakan stres, memperbaiki kualitas tidur, meningkatkan mood, dan menjaga kesehatan mental.
Alfarun 2026 dirancang sebagai wadah kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan masyarakat untuk mendorong gaya hidup sehat yang berkelanjutan. Dalam kerangka kesehatan masyarakat, pendekatan kolaboratif semacam ini penting karena perubahan perilaku tidak bisa hanya mengandalkan kampanye sesaat.
Dibutuhkan ekosistem yang memudahkan orang bergerak: tersedianya ruang olahraga yang aman, komunitas yang suportif, program yang konsisten, serta dukungan kebijakan dari institusi besar. Ia menyoroti bahwa olahraga memiliki dimensi sosial yang kuat: ia membangun kebersamaan, solidaritas, dan semangat kerja tim.
“Alfarun 2026 mendukung kegiatan hidup sehat. Ini menjadi bentuk pencegahan primer: jauh lebih murah, lebih manusiawi, dan lebih berkelanjutan dibandingkan mengobati penyakit yang muncul,” pungkasnya.
