ASIAWORLDVIEW – Menjelang peluncuran yang diperkirakan pada September 2026, deretan bocoran mengenai Vivo X500 series mulai mengemuka. Sang pembocor andal, Digital Chat Station (DCS), kembali mengungkap detail penting datang dari sektor desain.
Menurut DCS, Vivo X500 Pro akan mempertahankan identitas desain khas Vivo dengan modul kamera melingkar besar yang ditempatkan di tengah bodi. Desain ini konsisten dengan apa yang telah digunakan Vivo pada sejumlah ponsel seri X sebelumnya.
Namun, Vivo X500 varian standar disebut akan mengambil pendekatan yang berbeda. Alih-alih memusatkan modul kamera di tengah, X500 reguler dikabarkan akan menempatkan modul kamera melingkar besar di sudut kiri atas—sebuah pergeseran desain yang cukup signifikan untuk membedakannya dari saudara-saudaranya di lini Pro.
Vivo X500 standar justru memiliki layar lebih besar (6,59 inci) dibandingkan varian Pro yang kompak (6,37 inci). Ini menunjukkan bahwa Vivo memposisikan X500 Pro sebagai opsi flagship ringkas (compact flagship) bagi pengguna yang menginginkan performa tinggi dalam genggaman yang lebih nyaman.
Baca Juga: Vivo X300e Dibekali Kamera Telephoto 50MP ZEISS, Harga Hanya Rp10 Juta-an
Untuk varian Pro, layarnya dikabarkan menggunakan panel OLED buatan BOE dengan material pemancar cahaya generasi terbaru serta teknologi pengemasan LIPO yang membuat bezel di keempat sisi bodi menjadi sangat tipis. Sementara itu, X500 Pro Max akan menjadi yang terbesar dengan layar 6,85 inci dan resolusi 2K.

Untuk urusan refresh rate, X500 Pro disebut mendukung 144Hz, sementara X500 Pro Max juga dikabarkan memiliki refresh rate hingga 144Hz.
Vivo dikabarkan akan menerapkan strategi segmentasi chipset yang jelas di lini X500. Tidak seperti seri sebelumnya yang model reguler dan Pro sama-sama memakai chipset kelas atas, kali ini Vivo memposisikan X500 standar sebagai pilihan yang lebih terjangkau dengan chipset yang sedikit kurang premium.
Chipset Dimensity 9600 series yang akan menghidupi varian Pro dan Pro Max disebut-sebut sebagai chip pertama di dunia yang dibangun di atas fabrikasi 2nm milik TSMC. Seri ini dikabarkan mengusung arsitektur CPU 2+3+3 dengan dua inti超大核 (super core)—sebuah pertama bagi jajaran Dimensity 9 Series. Untuk varian Pro, frekuensi puncaknya disebut mendekati 5GHz, jauh melampaui Dimensity 9500 yang “hanya” 4,21GHz.
Sementara itu, X500 standar akan menggunakan Dimensity 9500 berbasis 3nm. Meski bukan yang terbaru, chip ini tetap berada di kelas flagship dan dipilih secara sengaja untuk menjaga harga X500 tetap kompetitif.
Sektor fotografi menjadi andalan utama Vivo X500 series. Kamera utama 50MP dengan teknologi LOFIC—dirancang untuk meningkatkan dynamic range, membantu mempertahankan detail dalam kondisi pencahayaan sulit seperti adegan backlit dan fotografi malam
Teknologi LOFIC (Lateral Overflow Integration Capacitor) pada X500 Pro disebut sebagai fitur unggulan yang mampu menangkap lebih banyak cahaya dan detail di area gelap maupun terang secara bersamaan, menjadikannya pilihan menarik bagi para penggemar fotografi mobile.
Salah satu nilai jual terbesar Vivo X500 series adalah kapasitas baterainya yang luar biasa besar. Seluruh anggota keluarga X500 dikabarkan akan memiliki baterai di atas 7.000 mAh.
Vivo X500 series hadir dengan strategi segmentasi yang lebih jelas dari sebelumnya. X500 standar mengusung layar terbesar kedua dan baterai jumbo, tetapi dengan chipset 3nm yang lebih terjangkau. X500 Pro menawarkan form factor kompak, layar 144Hz, chip 2nm, dan kamera LOFIC untuk pengguna yang menginginkan flagship ringkas. Sementara X500 Pro Max menjadi yang tertinggi dengan layar 6,85 inci 2K, chip 2nm, dan baterai 8.000 mAh.
Kapasitas 7.500 mAh pada X500 standar merupakan lompatan signifikan dari pendahulunya, Vivo X300, yang hanya memiliki baterai 6.040 mAh. Bahkan untuk ukuran ponsel dengan layar di bawah 6,6 inci, kapasitas ini terbilang sangat besar.
Vivo X500 telah resmi terdaftar di sertifikasi Postel dan TKDN Indonesia. Perangkat dengan nomor model V2619 tercatat telah memperoleh sertifikat Postel bernomor 124446/DJID/2026 pada 22 Juli 2026, dengan nama pemasaran “X500” yang diajukan oleh PT Vivo Mobile Indonesia. Selain X500 standar, varian X500 Pro Max juga sudah muncul di sertifikasi TKDN Kemenperin beberapa pekan sebelumnya.
Vivo X500 series diperkirakan akan debut perdana di China pada September 2026. Pasar global, termasuk Indonesia, kemungkinan akan menyusul pada November hingga Desember 2026.
