ASIAWORLDVIEW – Vivo secara resmi memperkenalkan Vivo X300e ke pasar China, menjadikannya ponsel kelima dalam jajaran X300 Series setelah sebelumnya hadir X300, X300 Pro, X300s, dan X300 Ultra. Berbeda dengan Vivo X300 FE yang tersedia di pasar global namun absen di China, X300e hadir sebagai perangkat premium yang mengusung spesifikasi flagship.
Vivo X300e mengusung layar AMOLED datar 6,59 inci dengan resolusi 1.5K (2750 x 1260 piksel) dan refresh rate 144Hz yang memanjakan mata saat bermain game atau scrolling. Panel ini mendukung 10-bit colors, P3 wide color gamut, hingga 2.000Hz instant touch sampling pada game yang didukung—memberikan responsivitas ekstra untuk para gamer. Fitur perlindungan mata juga lengkap, mencakup PWM dimming 4.320Hz, AI eye comfort, dan sertifikasi low blue light dari SGS. Di bawah layar, terdapat pemindai sidik jari ultrasonik yang mampu membuka kunci bahkan saat jari basah.
Dapur pacu X300e ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Gen 5, dipadukan dengan RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.1, kombinasi yang menjamin performa mulus untuk multitasking dan gaming berat. Sektor baterai menjadi salah satu nilai jual utama: kapasitasnya mencapai 7.200mAh dengan dukungan fast charging 90W, memastikan daya tahan seharian penuh bahkan untuk penggunaan intensif. Perangkat ini berjalan pada Android 16 dengan antarmuka OriginOS 6.
Baca Juga: Perkuat Kolaborasi dengan Zeiss, Vivo Luncurkan X300e
Vivo X300e hadir dengan sistem kamera ZEISS yang terdiri dari tiga sensor belakang: kamera utama 50MP Sony IMX921 dengan OIS untuk jepretan tajam dalam berbagai kondisi, kamera ultrawide 8MP, dan kamera periskop telephoto 50MP Sony IMX882 dengan OIS dan 3x optical zoom, sangat mumpuni untuk fotografi jarak jauh.
Kamera depan 50MP Samsung JN1 dengan autofocus memastikan hasil selfie dan vlog berkualitas tinggi. Perangkat ini mendukung perekaman video hingga 4K dari kamera depan, utama, dan telephoto, namun sayangnya tidak mendukung aksesori telephoto extender seperti model X300 lainnya.
Fitur pendukung lainnya mencakup stereo speaker, motor linier sumbu-X, pendingin VC untuk menjaga suhu tetap stabil, NFC, IR blaster, dual SIM 5G, Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, dan USB-C. Keunggulan lain yang patut diapresiasi adalah ketahanan debu dan air dengan rating IP68 dan IP69, menjadikannya tangguh di berbagai kondisi lingkungan. Bobot perangkat bervariasi antara 199,5 gram hingga 203 gram dengan ketebalan 7,79 hingga 7,99 mm tergantung varian warna yang dipilih.
Vivo X300e tersedia dalam tiga pilihan warna—Moonlight White, Midnight Black, dan Sunlight Orange—dengan dua varian memori. Varian 12GB+256GB dibanderol 4.799 Yuan (sekitar Rp10,3 juta), sementara varian 12GB+512GB dijual 5.299 Yuan (sekitar Rp11,4 juta). Saat ini perangkat hanya tersedia di China, dan Vivo belum mengonfirmasi jadwal peluncuran global.

