Danantara Bangun Sistem SDM Terintegrasi, Siapkan 300 Talenta Top BUMN

Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria.

ASIAWORLDVIEW – Dana kekayaan negara Danantara Indonesia saat ini tengah membangun sistem manajemen sumber daya manusia (SDM) terintegrasi yang berkelas dunia untuk seluruh ekosistem BUMN. Inisiatif ini bertujuan menciptakan standar evaluasi pekerjaan yang objektif melalui penerapan Sistem Penilaian Tunggal dan kerangka kerja Nilai Pekerjaan, sehingga setiap posisi strategis dapat diisi berdasarkan kompetensi dan kualifikasi, bukan preferensi subjektif.

“Danantara memperkenalkan Matriks Persyaratan Pekerjaan dan Kompetensi sebagai dasar penempatan talenta, serta mendirikan Universitas Korporat Danantara untuk melatih sekitar 300 talenta terbaik BUMN dengan keterampilan kepemimpinan dan soft skill terstandarisasi,” kata Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria.

Inisiatif ini dimulai dengan penerapan Sistem Penilaian Tunggal dan kerangka kerja Nilai Pekerjaan untuk menstandarkan evaluasi pekerjaan dan klasifikasi peran di seluruh perusahaan negara. Selain itu, Danantara memperkenalkan Matriks Persyaratan Pekerjaan dan Kompetensi yang akan menjadi dasar penempatan talenta.

Baca Juga: Danantara Jadi Raksasa Baru Manajemen Investasi Nasional, Rp170 Triliun AUM Terkonsolidasi

“Pada tahun 2028 dan seterusnya, saya berharap semua direktur, CEO, dan pemimpin eksekutif merupakan talenta yang dikembangkan sendiri dari dalam perusahaan-perusahaan kami. Hal ini akan memastikan keberlanjutan bisnis kami dalam jangka panjang,” ia menambahkan.

Di bawah sistem ini, setiap posisi akan diisi berdasarkan kompetensi, kualifikasi, dan hasil penilaian objektif, sehingga tidak ada ruang bagi preferensi subjektif atau nepotisme.

Untuk memperkuat pengembangan kepemimpinan, Danantara juga telah mendirikan Universitas Korporat Danantara, yang akan berfungsi sebagai pusat pelatihan bagi sekitar 300 talenta teratas BUMN, membekali mereka dengan kompetensi terstandarisasi, kemampuan kepemimpinan, dan soft skill.

Melalui sistem ini, Danantara berupaya memastikan bahwa semua posisi strategis di masa depan di seluruh BUMN diisi oleh talenta yang dibina dan dikembangkan dari dalam perusahaan.

Selain itu, ia menegaskan bahwa transformasi BUMN yang sedang berlangsung tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kinerja korporat saat ini, tetapi juga untuk meletakkan fondasi bagi keberlanjutan jangka panjang, sejalan dengan arahan dari Presiden Indonesia Prabowo Subianto.

“Pengembangan talenta merupakan tanggung jawab inti setiap CEO, guna memastikan transformasi yang sedang berlangsung tetap berkelanjutan dan menjadi landasan bagi generasi pemimpin berikutnya,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *