Bitcoin Berhasil Bertahan di harga USD108.000

Bitcoin

ASIAWORLDVIEW – Bitcoin bertahan di harga USD108,000 selama akhir pekan. Para trader mengalihkan fokus mereka ke minggu yang penuh dengan peristiwa makro global yang berisiko tinggi.

Faktor utama yang menjadi sorotan, termasuk data penjualan ritel Amerika Serikat (AS). Angka yang kuat bisa memperkuat dolar dan menekan aset kripto. Namun, data lemah bisa memicu spekulasi pelonggaran moneter, yang biasanya menguntungkan Bitcoin.

Meskipun pergerakan harga telah diredam, sinyal dari pasar derivatif dan pasar on-chain menunjukkan bahwa volatilitas akan segera kembali. Para trader mengamati dengan seksama pergeseran dalam retorika bank sentral yang dapat meningkatkan selera risiko di pasar kripto dan pasar tradisional.

Baca Juga: Robert Kiyosaki Kembali Memprediksi Masa Depan Bitcoin

“Paus secara agresif memindahkan volume besar ke bursa terpusat,” kata Axel Adler Jr, analis on-chain independen dan kontributor CryptoQuant yang sering berkunjung,.

Adler mencatat bahwa pola ini, dikombinasikan dengan penurunan cadangan bursa dan melemahnya arus masuk stablecoin, biasanya mendahului periode volatilitas yang tinggi.

“Selama Bitcoin bertahan di level USD108.000, skenario dasarnya adalah pergerakan naik dengan target di level USD112.000,” tulisnya di buletin Adler’s Insights pada hari Minggu.